Sempor Lor-Fenomena tertangkapnya komedian Nunung karena kasus narkoba menambah keprihatinan masyarakat Indonesia akan nasib bangsa ini. Sehingga pada hari Selasa (20/8/2019) KKN IAIN Purwokerto bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Purbalingga bertempat di gedung Posyandu mengadakan Penyuluhan Anti Narkoba yang dihadiri oleh segenap perangkat desa Sempor Lor, Ketua RT dan RW, Bina Keluarga Remaja (BKR) serta para pemuda dan Karang Taruna desa. Berdasarkan pemaparan dari Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Tarsito selaku narasumber, pada dasarnya narkoba tidak hanya berupa narkotika dan psikotropika semata, melainkan juga ada zat adiktif yang justru sering dikonsumsi masyarakat kita. Zat adiktif tersebut ada rokok, kafein, jamur dan lain-lain karena itu memberi efek candu. Dengan demikian secara tidak langsung berarti hampir seluruh masyarakat kita adalah “pengonsumsi narkoba”.

Hal ini tentu membuat warga terkejut dan muncul banyak pertanyaan. Seperti pertanyaan yang disampaikan oleh Ibu Khotimah mengenai kopi dan rokok yang dikonsumsi secara bersamaan memberikan efek semangat. Disamping itu, narasumber juga menyampaikan bahwa sasaran pengedaran narkoba tidak hanya pada remaja dan orang dewasa saja. Namun anak kecil usia Sekolah Dasar pun sudah mulai diracuni melalui media jajanan dan minuman dalam kemasan. Warga pun sangat antusias mendengarkan pemaparan dari bapak Tarsito karena banyak informasi serta ilmu baru yang diperoleh. Adapun tujuan dari diadakannya penyuluhan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran pada masyarakat Sempor Lor akan bahaya narkoba.

(Hanifia KKN 44 IAIN PWT)